Inilah Dampak Buruk Jika Anak Terlalu Sering Bermain Gadget



Inilah Dampak Buruk Jika Anak Terlalu Sering Bermain Gadget-Perkembangan teknologi bukan hanya memberikan dampak yang positif bagi anak-anak, akan tetapi juga mendatangkan pengaruh yang kurang baik, Salah satunya adalah perkembangan gadget yang kini kian marak digunakan di kalangan anak-anak. Anak yang sering memainkan gadget akan memiliki perkembangan emosional yang berbeda dengan anak yang seringnya bermain dengan teman sebayanya di luar rumah.

http://buqtz.blogspot.com/2017/04/inilah-dampak-buruk-jika-anak-terlalu.html
Dampak Buruk Gadget Bagi Anak



Sebagian orangtua memberikan gadget kepada anaknya dengan alasan supaya mereka tenang dan tidak mengganggu. Gadget memang memiliki manfaat apabila digunakan sebagaimana mestinya. Namun, perlu Anda ketahui bahwa gadget sebaiknya tidak dikenalkan pada anak usia dini karena memiliki resiko negatif terhadap perkembangan anak. Terlalu dini mengenalkan gadget pada anak maka resikonya semakin besar. Tahukah Anda Inilah Dampak Buruk Jika Anak Terlalu Sering Bermain Gadget. bahwa dampak buruk tersebut banyaknya memiliki jangka waktu yang panjang? Sebelum hal tersebut terjadi, ada baiknya Anda mengetahui dampak buruk anak sering bermain gadget yang dijelaskan berikut ini:


Perkembangan otaknya menurun

Pada usia lima tahun pertama hidupnya, otak anak sangat berkembang pesat. Berbagai penelitian bahkan menunjukkan bahwa terlalu sering bermain gadget akan memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan anak menjadi kurang perhatian terhadap lingkungan sekitar.

Mengalami radiasi

Universitas Leeds di Nottingham dan Universitas Manchester and Institute of Cancer Research, London, Inggris dalam penelitiannya menyatakan bahwa syaraf anak masih berkembang dan tengkoraknya yang tipis membuatnya rentan terserang radiasi ponsel. Para peneliti mengungkapkan bahwa penggunaan telepon genggam di dekat kepala anak dikhawatirkan akan menghancurkan sel otak balita.

Kemampuan interaksi sosial kurang

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di The New York Times, penulis buku iBrain:Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind dan Direktur Longevity Center di Universitas California, Dr Gary Small, seorang penulis buku sekaligus direktur Longevity Center Universitas California menyatakan bahwa anak-anak yang terlalu banyak menghabiskan waktu dengan teknologi, akan mengurangi interaksi dan mengganggu keterampilannya dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Tempramental / Agresif

Coba sesekali perhatikan perilaku anak yang berinteraksi dengan gadget selama berjam-jam lamanya. Apakah anak Anda menjadi lebih agresifdari biasanya? Tantrum adalah bentuk paling umum dari agresivitas di kalangan balita. Sikap agresif dan tantrum merupakan akibat dari paparan gadget. Saat mereka tumbuh dewasa, anak-anak yang kecanduan game lebih mungkin untuk tidak mematuhi orang tuanya dibanding dengan anak-anak yang tidak sering menghabiskan waktunya dengan gadget.

Mengalami Obesitas

Aktivitas berlama-lama di depan komputer, playstation, maupun mengurung diri di kamar sambil bermain game di smartphone tidak dapat membakar kalori di tubuhnya. Aktivitas di luar rumah sambil bermain ayunan di taman, lari-larian atau petak umpet dengan teman sebayanya justru lebih baik dibanding memberikan anak gadget agar bisa diam di rumah. Hal ini justru hanya akan membuat anak mengalami obesitas karena tubuhnya tidak terbiasa bergerak. Penyakit komplikasi lainnya yang mungkin terjadi di kemudian hari adalah diabetes, serangan jantung dan stroke.

Merusak penglihatan

Kontak yang terlalu lama di depan layar komputer dapat merusak mata. Para ahli mengatakan, penglihatan yang baik diperoleh jika menatap benda dari jarak yang bervariasi. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang kecanduan bermain game komputer lebih mungkin mengalami gangguan pada mata mereka lebih dini.

Beresiko terhadap perkembangan psikologis anak

Terkadang sebagian game ataupun tontonan pada gadget memperlihatkan kekerasan sehingga hal ini bisa berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis anak. Anda sebagai orangtua harus membatasi penggunaan gadget pada anak dan sebaiknya mendampingi anak ketika menggunakan benda tersebut supaya tidak memberikan pengaruh buruk terhadap perkembangan anak.

Kurang berminat bermain di alam terbuka

Gadget memiliki kemampuan membunuh perkembangan anak secara perlahan tanpa disadari. Terbukti dari banyaknya orang tua yang tidak menyadari bahwa anak mereka menjadi terasing dari alam, tumbuhan, hewan, danau, dan langit karena telah diberikan gadget. Balita harus mampu melempar bola, melompat, berlari, dan bernyanyi. Intinya, anak harus aktif bergerak untuk merangsang perkembangan saraf motoriknya, baik itu motoric kasar maupun motoric halusnya.



Untuk menanggulangi dampak buruk gadget  Anda bisa lakukan dengan cara bersikap bijak dalam memperkenalkan gadget untuk anak. Jangan memberikan gadget khusus untuk anak, biarkan dia menggunakan milik Anda sehingga penggunaannya bisa dibatasi dengan mudah. Apabila anak menggunakan gadget Anda sebaiknya koneksi internetnya diputus supaya anak tidak mengklik situs yang tidak dianjurkan. Yang terpenting Anda  harus senantiasa mendampingi anak ketika menggunakan gadget.
 

0 Response to "Inilah Dampak Buruk Jika Anak Terlalu Sering Bermain Gadget"

Post a Comment